JAKARTA, infoDKJ.com | Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Kedoya Selatan kembali menggelar kegiatan religius bertajuk Lailatul Ijtima Ranting NU Kedoya Selatan pada Jumat malam (29/5/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dipusatkan di Musholla Baitul Muttaqin, Sekretariat PRNU Kedoya Selatan, Jalan Adhikarya RT 15 RW 05, Kedoya Selatan, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Acara yang menjadi agenda rutin warga Nahdliyin ini terasa istimewa karena menghadirkan mursyid asal Kairo, Mesir, yakni Syekh Hussein Al Bayyumi. Kehadiran ulama dari Timur Tengah tersebut disambut antusias oleh masyarakat, pengurus NU, badan otonom, hingga jamaah dari berbagai wilayah di Kecamatan Kebon Jeruk.
Selain sebagai ajang mempererat ukhuwah Islamiyah dan silaturahmi antarwarga, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Haul ke-2 KH Ardani Mahmud, Mursyid Thoriqoh Qodiriyah wa Naqsyabandiyah (TQN) Kebumen.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Pengurus MWC NU Kebon Jeruk, pengurus ranting NU se-Kebon Jeruk, Muslimat NU, Fatayat NU, serta berbagai badan otonom NU lainnya yang memadati lokasi acara.
Kegiatan dimulai pukul 19.30 WIB dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan Surah Yasin, tahlil, manaqib, maulid Nabi Muhammad SAW, hingga mauidzah hasanah yang disampaikan oleh Syekh Hussein Al Bayyumi.
Suasana semakin semarak ketika kelompok Qasidah Fatayat dan Muslimat Walisongo tampil membawakan lagu-lagu Islami serta sholawat Nabi Muhammad SAW yang menghibur sekaligus menambah kekhusyukan jamaah.
Ketua PRNU Kedoya Selatan selaku tuan rumah yang diwakili KH Nawali, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu menyukseskan kegiatan tersebut.
"Acara ini bukan sekadar kumpul biasa, melainkan majelis dzikir melalui pembacaan Manaqib Syekh Abdul Qadir Al-Jailani dan Maulid Nabi Muhammad SAW. Sekaligus sebagai bentuk rabithah kami kepada guru mursyid TQN Kebumen, almarhum KH Ardani Mahmud," ujar KH Nawali.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan dalam pelayanan kepada para tamu dan jamaah yang hadir.
Sementara itu, Ketua RW 05 Kedoya Selatan, Nurkholis, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap seluruh jamaah yang hadir mendapatkan keberkahan serta keselamatan dunia dan akhirat.
Ketua Tanfidziyah MWC NU Kebon Jeruk dalam sambutannya turut mengapresiasi kegiatan yang dinilai mampu memperkuat silaturahmi dan menjaga persatuan umat. Dalam pesannya, ia mengingatkan pentingnya peran Nahdlatul Ulama di tengah masyarakat.
"NU harus hadir melayani warga dan masyarakat sekitarnya. Selain itu, kita juga harus menjaga anak-anak kita dari pengaruh ajaran-ajaran baru yang dapat merusak dan memecah belah persatuan Islam maupun bangsa," pesannya.
Puncak acara diisi dengan mauidzah hasanah oleh Syekh Hussein Al Bayyumi. Dalam ceramahnya, ia mengungkapkan rasa haru dan kebahagiaannya dapat hadir langsung di tengah masyarakat NU Kedoya Selatan.
"Kegiatan seperti ini adalah meniru tradisi para sahabat Nabi, yaitu berkumpul untuk berdzikir dan bersholawat. Saya merasakan suasana kekeluargaan yang sangat hangat di tempat ini," ungkap Syekh Hussein Al Bayyumi.
Ia juga menegaskan bahwa Allah SWT akan menurunkan keberkahan kepada majelis-majelis dzikir dan sholawat seperti yang dilaksanakan malam itu.
Syekh Hussein turut menyampaikan penghormatan kepada para ulama dan jajaran Nahdlatul Ulama yang istiqamah menjaga ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah.
"Ulama adalah warasatul anbiya, pewaris ajaran Rasulullah SAW," tuturnya.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Hasbiallah selaku Rois MWC NU Kebon Jeruk. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 23.00 WIB dan dilanjutkan dengan ramah tamah antarjamaah.
Kegiatan Lailatul Ijtima tersebut menjadi bukti nyata komitmen warga Nahdlatul Ulama dalam menjaga tradisi keagamaan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menanamkan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin di tengah kehidupan bermasyarakat. (Yansen)





