JAKARTA, infoDKJ.com | Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DKI Jakarta melalui Lembaga Pengembangan Cabang, Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) sukses menggelar Bimbingan Teknis (BimTek) Input Data SICARA (Sistem Informasi Cabang dan Ranting) selama tiga hari, mulai Kamis hingga Sabtu, 14–16 Mei 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Dakwah Muhammadiyah DKI Jakarta Lantai 2, Jalan Kramat Raya No. 49, Jakarta Pusat tersebut diikuti pengurus Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-DKI Jakarta.
BimTek tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan pengurus Muhammadiyah dalam melakukan input data kepengurusan cabang, ranting, serta masjid melalui sistem SICARA sesuai arahan dari LPCRPM Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Hasilnya, persentase input data SICARA PWM DKI Jakarta mengalami peningkatan signifikan dari sebelumnya hanya 14 persen menjadi 93,4 persen.
Wakil Ketua PWM DKI Jakarta yang membidangi LPCRPM, Prof. Dr. Bunyamin, M.Pd.I., secara resmi menutup kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas antusiasme para peserta.
“Kami dari PWM DKI Jakarta sangat mengapresiasi antusias dan keseriusan para PDM dan PCM se-Jakarta dalam mengikuti BimTek serta menginput data kepengurusan cabang, ranting, dan masjid ke dalam SICARA,” ujar Prof. Bunyamin.
Ia berharap seluruh pengurus Muhammadiyah di tingkat daerah, cabang hingga ranting dapat terus aktif memperbarui data dan kegiatan organisasi secara rutin melalui platform digital yang telah disediakan.
“Kami berharap para PDM, PCM hingga PRM terus rutin menginput data kegiatan melalui SICARA maupun NOTULENMU agar pendataan organisasi Muhammadiyah semakin tertib, akurat, dan modern,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris LPCRPM PWM DKI Jakarta sekaligus pemateri BimTek, Sutaryo, menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta atas partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung.
“Kami sangat berterima kasih kepada para PDM dan PCM se-Jakarta yang telah aktif mengikuti BimTek dan melakukan input data SICARA dengan baik selama kegiatan ini berlangsung,” ungkap Sutaryo.
Pelaksanaan BimTek dibagi dalam lima sesi selama tiga hari. Pada hari pertama, Kamis 14 Mei 2026, kegiatan dilaksanakan dalam dua sesi yakni pukul 08.00–11.00 WIB dan 13.00–15.30 WIB.
Kemudian pada Jumat 15 Mei 2026 juga berlangsung dua sesi, masing-masing pukul 08.00–11.30 WIB dan 13.30–15.30 WIB. Sedangkan sesi terakhir digelar pada Sabtu 16 Mei 2026 pukul 08.00–11.30 WIB.
Di hari terakhir kegiatan, BimTek turut dihadiri jajaran pengurus dan operator PDM Jakarta Barat, perwakilan LPCRPM PDM Jakarta Barat, Ketua PCM Tambora, Ketua PCM Slipi Kota Bambu, Ketua PCM Kota, Ketua PCM Tanjung Duren, serta pengurus PCM lainnya dari wilayah Jakarta Barat.
Melalui kegiatan ini, PWM DKI Jakarta berharap digitalisasi data organisasi Muhammadiyah dapat berjalan lebih optimal sehingga memperkuat tata kelola organisasi yang modern, terintegrasi, dan berbasis teknologi informasi.
(AZN)





