Jakarta, infoDKJ.com | Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Jakarta Pusat menggelar kegiatan Baitul Arqom Dasar (BAD) pada 9–10 Mei 2026 sebagai bagian dari proses kaderisasi generasi muda Muhammadiyah yang berkarakter, progresif, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Kegiatan berlangsung di Aula Juanda PWM DKI Jakarta, Jalan Kramat Raya, dan dilanjutkan di Villa Puncak, Bogor, Jawa Barat. Acara diikuti kader Pemuda Muhammadiyah dari berbagai wilayah dengan penuh antusias dan semangat kebersamaan.
Dalam kegiatan tersebut, Zulfikar selaku Master Of Training (MOT) memberikan motivasi dan penguatan kepada seluruh peserta agar menjadi kader yang memiliki mental kepemimpinan, berakhlak, kreatif, dan mampu beradaptasi di era modern.
Menurutnya, kader Pemuda Muhammadiyah tidak cukup hanya aktif berorganisasi, tetapi juga harus memiliki kedekatan spiritual dengan Allah SWT serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
“Menjadi pemimpin bukan hanya soal mampu mengatur organisasi, tetapi juga harus mampu menjaga hubungan dengan Allah SWT. Kader Pemuda Muhammadiyah harus menjaga sholat lima waktu, rajin membaca Al-Qur’an, serta mengisi kehidupan dengan kegiatan-kegiatan positif yang bermanfaat bagi diri sendiri dan masyarakat,” ujar Zulfikar.
Ia juga menekankan pentingnya generasi muda memanfaatkan waktu untuk kegiatan yang produktif, seperti:
- aktivitas sosial,
- dakwah,
- pengembangan diri,
- serta membangun kreativitas yang memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Selain penguatan ideologi Muhammadiyah, kegiatan BAD turut diisi berbagai materi, di antaranya:
- kepemimpinan,
- pengembangan diri,
- spiritualitas,
- serta kerja sama tim guna mempererat ukhuwah antar peserta.
Suasana kegiatan berlangsung dinamis, penuh semangat, dan sarat nilai kebersamaan sebagai bagian dari pembentukan karakter kader Muhammadiyah yang unggul dan berintegritas.
Melalui kegiatan ini, PDPM Jakarta Pusat berharap dapat melahirkan kader-kader muda Muhammadiyah yang:
- tangguh,
- progresif,
- berakhlak mulia,
- serta siap berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.


