JAKARTA BARAT, infoDKJ.com | Ratusan jemaah, santri, tokoh agama, dan keluarga besar menghadiri peringatan Haul 1 Tahun Al-Maghfurlah Al-Hadaratus Syeikh Al-Faqih Al-Mu'allim KH. Bunyamin Muhammad bin H. Muhammad yang digelar di Musholla Baitur Rahim, Kelurahan Kelapa Dua, Jakarta Barat, Senin malam (1/6/2026). Antusiasme jemaah yang begitu besar membuat area musholla hingga Jalan H. Kelik dipadati oleh para peserta yang hadir.
Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat ini menjadi momentum untuk mengenang sekaligus meneladani perjuangan, keilmuan, dan akhlak mulia almarhum semasa hidupnya. Sosok KH. Bunyamin Muhammad dikenal luas sebagai ulama kharismatik yang mendedikasikan hidupnya untuk dakwah, pendidikan Islam, serta pembinaan umat, khususnya di wilayah Jakarta Barat.
Sebagai seorang ulama yang menyandang gelar Al-Faqih (ahli fikih) dan Al-Mu'allim (pendidik), almarhum meninggalkan warisan ilmu dan keteladanan yang hingga kini terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Melalui majelis-majelis ilmu yang beliau bina, banyak generasi memperoleh pendidikan agama, bimbingan moral, serta pemahaman Islam yang moderat, santun, dan menyejukkan.
Rangkaian acara haul diisi dengan pembacaan Surah Yasin, tahlil, tahmid, zikir, serta doa bersama yang dipimpin oleh KH. Fasyani Hatta. Seluruh rangkaian ibadah tersebut dipersembahkan sebagai bentuk penghormatan dan doa kepada almarhum agar mendapatkan rahmat, ampunan, serta tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Suasana haru dan kekhusyukan terasa sepanjang acara. Para jemaah yang hadir tidak hanya berasal dari lingkungan sekitar Kelapa Dua, tetapi juga datang dari berbagai wilayah di Jakarta dan sekitarnya untuk mengenang sosok ulama yang dikenal sederhana, istiqamah dalam berdakwah, serta dekat dengan masyarakat.
Selain menjadi ajang mengenang jasa-jasa almarhum, peringatan haul ini juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. Kehadiran para ulama, tokoh masyarakat, santri, serta jemaah dari berbagai daerah semakin memperkuat tali silaturahmi dan semangat kebersamaan dalam menjaga nilai-nilai keislaman.
Acara berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif hingga berakhir sekitar pukul 22.00 WIB. Para peserta meninggalkan lokasi dengan membawa pesan keteladanan serta semangat untuk melanjutkan perjuangan dakwah yang telah diwariskan oleh Al-Maghfurlah KH. Bunyamin Muhammad.
"Ulama boleh wafat, namun ilmu, keteladanan, dan jejak perjuangannya akan terus hidup dalam hati umat yang mencintai, mengamalkan, dan meneruskan perjuangannya."




