Sukabumi Selatan, infoDKJ.com | Semangat gotong royong masih hidup di tengah masyarakat. Hal itu dibuktikan oleh warga Kedusunan Cibungur dan Ciganda, Desa Bantar Agung, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, yang secara swadaya bergotong royong membangun akses jalan melalui pekerjaan rambat beton sepanjang kurang lebih 100 meter.
Kegiatan yang dimulai sejak 24 Juni 2026 tersebut diprakarsai oleh Gerakan Swadaya Masyarakat (GSM) bersama tokoh masyarakat, para pengurus organisasi, serta didukung sejumlah donatur, termasuk para pengusaha asal Jakarta yang tergerak membantu setelah melihat kondisi jalan yang selama puluhan tahun belum mendapat perbaikan memadai.
Pekerjaan dilakukan di Jalan Cidangder, Desa Lengkong, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi, yang menjadi jalur utama penghubung bagi warga dua kedusunan.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak hari pertama pelaksanaan. Warga dari berbagai kalangan bahu-membahu menyumbangkan tenaga, waktu, dan material demi mewujudkan jalan yang layak dilalui.
Menurut warga, jalan tersebut merupakan satu-satunya akses vital yang menghubungkan wilayah mereka dengan daerah lain. Selama bertahun-tahun, kondisi jalan yang rusak menyulitkan aktivitas masyarakat, mulai dari mengangkut hasil pertanian, menuju sekolah, hingga membawa warga yang sakit atau ibu hamil yang membutuhkan penanganan medis.
"Jalan ini sangat penting bagi kehidupan kami. Selain menjadi jalur perekonomian, juga menjadi akses pendidikan, kesehatan, dan mobilitas warga. Karena kondisinya sudah lama rusak dan belum diperbaiki, kami akhirnya bergotong royong membangunnya secara swadaya," ungkap salah seorang warga.
Keberhasilan pelaksanaan kerja bakti ini menjadi bukti kuat bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian sosial masih menjadi kekuatan utama masyarakat pedesaan. Dukungan para donatur juga menunjukkan bahwa kolaborasi antara masyarakat dan pihak yang peduli mampu menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan warga.
Meski demikian, masyarakat berharap pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut ke depan mendapat perhatian lebih serius dari pemerintah. Mengingat jalan tersebut merupakan urat nadi aktivitas warga, perbaikan secara menyeluruh dinilai sangat penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, meningkatkan akses pendidikan, serta mempercepat pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Melalui semangat gotong royong yang diwariskan para leluhur, warga Cibungur dan Ciganda berharap jalan yang mereka bangun menjadi awal lahirnya pemerataan pembangunan di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat. (Mulyana)


