Jakarta Barat, infoDKJ.com | Semangat berbagi dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan Komunitas NGOBAR (Ngopi Bareng) Joglo, Jakarta Barat, dengan menggelar kegiatan santunan kepada anak yatim dalam rangka memuliakan bulan suci Muharram 1448 Hijriah.
Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (28/6/2026) mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai itu dipimpin langsung oleh Ketua Komunitas Ngopi Bareng, Bang Zambrong. Berbeda dengan kegiatan santunan pada umumnya yang dipusatkan di satu lokasi, kali ini para pengurus memilih mendatangi langsung rumah-rumah anak yatim secara door to door.
Dengan membawa santunan berupa uang tunai, rombongan pengurus menyusuri sejumlah titik di wilayah RW 03 Kelurahan Joglo, tepatnya di RT 007 dan RT 008, untuk menyerahkan bantuan secara langsung kepada anak-anak yatim.
Sebanyak 31 anak yatim menerima santunan sebesar Rp200.000 per orang. Seluruh dana yang disalurkan berasal dari hasil swadaya dan urunan anggota Komunitas Ngopi Bareng sebagai wujud nyata kepedulian sosial yang telah menjadi komitmen bersama sejak komunitas tersebut berdiri pada tahun 2010 di kawasan Joglo.
Bagi umat Islam, bulan Muharram dikenal sebagai salah satu momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim. Tradisi yang sering disebut sebagai "Lebaran Anak Yatim" menjadi pengingat pentingnya berbagi kasih sayang dan rezeki kepada mereka yang membutuhkan.
Ketua Komunitas Ngopi Bareng Joglo, Bang Zambrong, mengatakan bahwa kegiatan santunan bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bentuk komitmen seluruh anggota untuk terus menebarkan manfaat bagi masyarakat.
"Alhamdulillah, santunan anak yatim di bulan Muharram ini sudah menjadi tradisi yang kami jaga sejak Komunitas Ngopi Bareng berdiri pada tahun 2010. Seluruh bantuan berasal dari kebersamaan dan keikhlasan anggota yang menyisihkan sebagian rezekinya. Kami ingin membuktikan bahwa komunitas yang berawal dari kebersamaan ngopi juga bisa menjadi wadah berbagi, peduli, dan hadir di tengah masyarakat," ujar Bang Zambrong.
Ia berharap semangat gotong royong tersebut terus tumbuh dan mampu menginspirasi lebih banyak pihak untuk peduli terhadap anak yatim maupun masyarakat yang membutuhkan.
"Nilai santunannya mungkin tidak seberapa, tetapi kami berharap kehadiran kami bisa menghadirkan kebahagiaan, mempererat silaturahmi, dan menjadi penyemangat bagi adik-adik yatim. Semoga Allah SWT menerima amal kebaikan seluruh anggota Ngopi Bareng dan memberikan keberkahan kepada kita semua," tuturnya.
Sementara itu, Ketua RT 008/RW 03 Kelurahan Joglo sekaligus penasihat dan pembina Komunitas Ngopi Bareng, Tamzis, mengaku bangga dan memberikan apresiasi atas konsistensi komunitas tersebut dalam menjalankan berbagai kegiatan sosial.
"Semoga kegiatan seperti ini terus istiqamah dan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk memperkuat budaya gotong royong dan kepedulian sosial," katanya.
Keberadaan Basecamp Ngopi Bareng yang berada tidak jauh dari kawasan TPU Joglo juga telah menjadi pusat aktivitas sosial masyarakat. Selain menjadi tempat berkumpul dan bersilaturahmi, komunitas ini secara rutin menyelenggarakan berbagai kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan, seperti pengajian, pembacaan Yasin dan tahlil, hingga diskusi sosial mengenai berbagai persoalan lingkungan.
Selama lima tahun terakhir, Komunitas Ngopi Bareng tidak hanya aktif membantu masyarakat di wilayah Joglo, tetapi juga kerap menyalurkan bantuan kepada warga di luar wilayah ketika dibutuhkan. Konsistensi dalam kegiatan sosial tersebut menjadikan keberadaan komunitas ini semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Melalui semangat kebersamaan dan gotong royong, Komunitas Ngopi Bareng berharap kegiatan santunan anak yatim di bulan Muharram dapat terus menjadi tradisi yang membawa keberkahan, mempererat tali silaturahmi, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. (Yansen)





