Jakarta Barat, infoDKJ.com | Suasana religius dan penuh semangat mewarnai kegiatan Gebyar Muharram 1448 Hijriah yang diselenggarakan SDN Pekojan 03, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Jumat (19/6/2026). Mengusung tema “Gebyar Muharram, Momentum Evaluasi Diri dan Tingkatkan Kualitas Ibadah”, kegiatan ini menjadi sarana pembinaan karakter sekaligus penguatan nilai-nilai keagamaan bagi para siswa.
Acara yang berlangsung di Kompleks SDN Pekojan 03, Jalan Masjid Pekojan No. 161-163, RT 14 RW 05, Kelurahan Pekojan, ini diikuti oleh siswa, guru, tenaga kependidikan, serta para tamu undangan dengan penuh antusias.
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Ustadzah Nurseha dan pembacaan Maulid Barzanji yang dipimpin oleh Ustaz Fikri. Seluruh rangkaian acara dipandu oleh Nurlailah, S.Pd selaku pembawa acara.
Dalam sambutannya, Kepala SDN Pekojan 03, Lili Muslihah, S.Ag, mengajak para siswa menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah.
"Kita harus meneladani akhlak para nabi serta menjadikan bulan Muharram sebagai momentum untuk berhijrah menjadi pribadi yang lebih baik, lebih disiplin, lebih rajin belajar, dan lebih taat beribadah," pesannya kepada para siswa.
Sementara itu, guru Pendidikan Agama Islam, Fadlalah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
"Terima kasih kepada seluruh tamu undangan dan pihak yang telah berpartisipasi. Kami mohon maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan ini. Semoga Gebyar Muharram ini menjadi momentum evaluasi diri dan meningkatkan kualitas ibadah kita semua," ujarnya.
Salah satu penampilan yang menarik perhatian peserta adalah pidato dari Muhammad Ibrahim Syarief, siswa kelas 3A yang dikenal sebagai dai cilik Pekojan. Dengan penuh percaya diri, ia menyampaikan tausiyah mengenai pentingnya menjaga salat sebagai tiang agama dan pondasi kehidupan seorang muslim.
Tak kalah menarik, dua siswa kembar kelas 3B, Muhammad Raka dan Muhammad Raffa, tampil menyampaikan materi tentang keutamaan menuntut ilmu. Penampilan keduanya mendapat sambutan hangat dari para guru dan siswa yang hadir.
Puncak acara diisi dengan tausiyah oleh Ustadz Muhammad Syukron yang tampil interaktif dan penuh semangat. Dengan gaya ceramah yang komunikatif, ia mengajak para siswa untuk mencintai shalawat, menghormati guru, serta memahami kemuliaan Bulan Muharram sebagai salah satu bulan istimewa dalam Islam.
Di tengah ceramahnya, Ustadz Syukron mengajak seluruh siswa melantunkan shalawat bersama dan mendoakan para guru agar senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, kesabaran, serta keberkahan ilmu dalam mendidik generasi penerus bangsa.
"Doakan guru-guru kita agar selalu diberikan kekuatan dan kesabaran dalam membimbing kalian. Dengan begitu ilmu yang diberikan menjadi berkah dan bermanfaat bagi kehidupan dunia maupun akhirat," pesannya.
Suasana semakin meriah ketika Ustadz Syukron mengajak siswa mengikuti kuis seputar sejarah nabi dan pengetahuan agama. Siswa yang berhasil menjawab pertanyaan mendapatkan hadiah sebagai bentuk apresiasi dan motivasi untuk terus belajar.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan puisi bertema keislaman yang dibawakan para siswa. Acara semakin bermakna dengan pemberian santunan kepada siswa yang membutuhkan. Dana santunan tersebut berasal dari donasi para guru serta hasil pengumpulan minyak jelantah yang dilakukan secara konsisten selama satu tahun terakhir sebagai bagian dari program kepedulian lingkungan dan sosial sekolah.
Kegiatan Gebyar Muharram 1448 H ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Fadlalah, S.Pd.I, memohon keberkahan, keselamatan, dan kesuksesan bagi seluruh keluarga besar SDN Pekojan 03.
Melalui kegiatan ini, SDN Pekojan 03 tidak hanya mengajarkan nilai-nilai keagamaan kepada peserta didik, tetapi juga menanamkan semangat berbagi, menghormati guru, mencintai ilmu pengetahuan, serta membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia dan peduli terhadap sesama.
"Muharram bukan sekadar pergantian tahun, tetapi momentum untuk memperbaiki diri, memperkuat ibadah, dan menebar manfaat bagi sesama."
(Dan)






