Papua, infoDKJ.com | Tokoh Pemuda Wilayah Adat Papua, Paulinus Ohee, mengajak seluruh masyarakat Papua untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban menjelang 1 Juli 2026. Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu maupun ajakan dari pihak-pihak atau kelompok tertentu yang berupaya mengganggu stabilitas keamanan dan kedamaian di Tanah Papua. Kamis (25/6/2026).
Menurut Paulinus, apabila terdapat ajakan atau propaganda yang mengatasnamakan peringatan HUT Organisasi Papua Merdeka (OPM) maupun bentuk provokasi lainnya, masyarakat diharapkan tidak terpancing dan tetap mengedepankan persatuan serta kedamaian.
"Hingga saat ini Papua merupakan bagian yang sah dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap berbagai hasutan yang bertujuan menciptakan keresahan dan mengganggu keamanan," ujar Paulinus.
Ia menegaskan bahwa kehidupan masyarakat Papua selama ini berlangsung dalam suasana yang harmonis. Berbagai suku dari seluruh Nusantara hidup berdampingan dengan damai, saling menghormati, serta bersama-sama membangun Papua menjadi daerah yang aman dan sejahtera.
"Di Papua kita hidup rukun dengan seluruh suku yang ada di Nusantara. Kita menjaga tanah Papua ini bersama-sama agar tetap menjadi tempat yang damai, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat," katanya.
Paulinus juga mengingatkan agar masyarakat tidak memberikan ruang bagi pihak-pihak yang ingin memecah belah persatuan melalui penyebaran isu, propaganda, maupun ajakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
"Saya mengajak seluruh masyarakat Papua untuk tetap tenang, tidak terprovokasi, dan bersama-sama menjaga kedamaian yang selama ini telah terpelihara. Mari kita jaga Papua agar tetap aman, damai, dan kondusif demi masa depan yang lebih baik," pungkasnya. (Red)


