JAKARTA BARAT, infoDKJ.com | Suasana penuh nuansa religius dan keceriaan mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M yang digelar SDN Pekojan 03 Pagi, Jumat (18/9/2026).
Mengusung tema “Meneladani Akhlaq Nabi Muhammad SAW pada Zaman Modern”, kegiatan berlangsung di Lapangan Komplek SDN Pekojan, Jalan Mesjid, RW 06, Kelurahan Pekojan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.
Peringatan Maulid Nabi ini tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi para siswa agar mampu menerapkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, terutama di tengah perkembangan zaman dan teknologi yang semakin pesat.
Rangkaian acara berlangsung semarak. Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan ceramah yang disampaikan oleh para siswa dan siswi. Suasana semakin meriah dengan penampilan marawis, serta pembacaan Maulid Nabi yang diikuti para guru dan siswa-siswi SDN Pekojan 03 Pagi.
Yang menarik, kegiatan tersebut juga diisi dengan tausiyah dan dongeng edukatif menggunakan media boneka oleh Kak Awe. Penyampaian pesan-pesan keagamaan dengan cara yang ringan dan menghibur membuat para siswa antusias mengikuti acara hingga selesai.
Kepala SDN Pekojan 03 Pagi, Lili Muslimah, S.Ag., mengatakan peringatan Maulid Nabi di lingkungan sekolah diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan pengaruh nyata terhadap pembentukan karakter peserta didik.
Menurutnya, keteladanan Nabi Muhammad SAW sangat relevan untuk diterapkan anak-anak dalam kehidupan sehari-hari, seperti membiasakan sikap jujur, santun, menghormati orang tua dan guru, menyayangi sesama, serta bertanggung jawab.
“Melalui peringatan Maulid Nabi ini, kami ingin anak-anak tidak hanya mengenal sejarah Rasulullah SAW, tetapi juga memahami dan meneladani akhlak beliau. Di zaman modern seperti sekarang, pendidikan karakter menjadi bagian yang sangat penting,” ujar Lili.
Sementara itu, Guru Agama SDN Pekojan 03 Pagi, Lala, menuturkan bahwa momentum Maulid Nabi menjadi kesempatan bagi sekolah untuk memperkuat pendidikan keagamaan sekaligus membangun kebiasaan baik pada diri siswa.
Ia berharap nilai-nilai yang disampaikan dalam kegiatan tersebut dapat diterapkan siswa, baik di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat.
“Anak-anak perlu diberikan pemahaman bahwa akhlak Rasulullah SAW bukan hanya untuk diketahui, tetapi untuk dipraktikkan. Mulai dari berkata jujur, menghormati guru, menyayangi teman, disiplin, hingga menggunakan teknologi secara bijak,” tutur Lala.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di SDN Pekojan 03 Pagi pun menjadi momentum kebersamaan antara guru dan siswa. Selain memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW, kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi siswa untuk berani tampil, menyampaikan pesan keagamaan, serta mengekspresikan bakat seni Islami.
Melalui tema yang diangkat, SDN Pekojan 03 Pagi ingin menanamkan pesan bahwa kemajuan zaman harus berjalan seiring dengan kuatnya akhlak dan karakter.
Sebab, di tengah dunia yang terus berubah, keteladanan Rasulullah Muhammad SAW tetap menjadi pedoman penting bagi generasi muda dalam membangun pribadi yang beriman, santun, jujur dan berakhlak mulia. (Dan)


