JAKARTA, infoDKJ.com | Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI) menjadi semakin istimewa dengan diresmikannya gedung baru PMI Provinsi DKI Jakarta di Jalan Kramat Raya No. 47, RT 003/RW 04, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Kamis (17/9/2026).
Peresmian gedung tersebut menjadi bagian penting dalam penguatan pelayanan kemanusiaan, khususnya layanan donor dan penyediaan darah bagi masyarakat Jakarta.
Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta Beky Mardani mengatakan, gedung tersebut dibangun melalui hibah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan akan dimanfaatkan untuk memperkuat pelayanan donor darah.
Menurutnya, kebutuhan darah di Jakarta sangat besar. PMI DKI Jakarta setiap hari harus menyiapkan sekitar 1.000 hingga 1.200 kantong darah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Setiap harinya harus menyiapkan 1.000 sampai 1.200 kantong darah. Pemeriksaannya sudah berstandar internasional dan dilakukan screening terhadap penyakit menular," ujar Beky.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Dinas Kesehatan yang mendukung peningkatan sarana pelayanan darah tersebut.
Beky menilai, ketersediaan darah yang aman merupakan bagian penting dari kesiapan Jakarta sebagai kota global.
"Kami warga Jakarta mengucapkan terima kasih kepada Pemprov DKI Jakarta yang telah menyiapkan sarana seperti ini. Jakarta menjadi kota global, kesediaan darah dan keamanan menjadi salah satu indikatornya," katanya.
Beky juga menegaskan bahwa keberadaan PMI tidak hanya berkaitan dengan pelayanan darah, tetapi merupakan bentuk kepedulian bersama dalam bidang kemanusiaan.
Pramono: Gedung Dibangun dari Pajak Masyarakat
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyampaikan kebanggaannya atas berdirinya gedung baru PMI DKI Jakarta tersebut.
Pramono menegaskan bahwa pembangunan gedung tersebut merupakan bagian dari penggunaan anggaran yang bersumber dari pajak masyarakat.
"Saya bangga dengan gedung ini yang 1000 persen dibangun dari pajak masyarakat. Rp233 miliar melalui Pemprov DKI Jakarta berasal dari pajak masyarakat," ujar Pramono.
Menurutnya, pembangunan fasilitas pelayanan kemanusiaan tersebut sejalan dengan upaya Jakarta menata berbagai sektor sebagai kota global.
Ia berharap fasilitas yang telah dibangun dengan anggaran masyarakat tersebut dapat dirawat dan dijaga sehingga memberikan manfaat dalam jangka panjang.
"Mudah-mudahan bisa dirawat dan dijaga," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pramono secara resmi meresmikan Gedung PMI Provinsi DKI Jakarta.
JK: 1.200 Kantong Darah Setiap Hari untuk Menyelamatkan Nyawa
Ketua Umum PMI M. Jusuf Kalla menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atas pembangunan gedung baru PMI tersebut.
Ia menekankan bahwa kebutuhan darah merupakan kebutuhan kemanusiaan yang berlangsung setiap hari.
"Saya berterima kasih kepada Pemprov DKI Jakarta atas pembangunan gedung ini. Terima kasih Pak Gubernur Pramono Anung," kata Jusuf Kalla.
Jusuf Kalla mengatakan kebutuhan darah di Jakarta sangat besar karena Jakarta menjadi salah satu pusat pelayanan kesehatan yang didatangi masyarakat dari berbagai daerah.
"Donor darah itu penting. Setiap hari 1.000 sampai 1.200 kantong darah untuk menyelamatkan orang. Ini untuk kepentingan kemanusiaan," ujarnya.
Menurutnya, kebutuhan tersebut tidak terlepas dari banyaknya masyarakat dari berbagai daerah yang datang ke Jakarta untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
Selain pelayanan darah, Jusuf Kalla menegaskan PMI juga memiliki peran penting dalam membantu masyarakat ketika terjadi bencana.
Namun, menurutnya, peran PMI ke depan tidak hanya sebatas merespons bencana, tetapi juga mendorong upaya pencegahan dan kesiapsiagaan terhadap berbagai risiko bencana.
HUT ke-81: Peduli, Bergerak, Bersama
Peresmian gedung PMI DKI Jakarta berlangsung bertepatan dengan HUT ke-81 PMI yang jatuh pada 17 September 2026. Tahun ini PMI mengusung tema "Peduli, Bergerak, Bersama", yang menekankan pentingnya kepedulian dan aksi kemanusiaan secara bersama-sama.
Sehari sebelumnya, PMI DKI Jakarta juga menggelar apel dan tabur bunga di makam Bung Hatta di Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mengenang sejarah dan semangat kemanusiaan yang melandasi berdirinya PMI.
Dengan hadirnya gedung baru di Jalan Kramat Raya, PMI DKI Jakarta diharapkan semakin mampu memperkuat pelayanan darah, meningkatkan keamanan dan kualitas pemeriksaan, serta memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat.
Sebab, di balik setiap kantong darah yang terkumpul, terdapat harapan dan kesempatan bagi seseorang untuk kembali bertahan hidup.
Setetes darah bukan sekadar sumbangan. Bagi orang lain, setetes darah bisa menjadi kesempatan kedua untuk hidup. (Dan)


