JAKARTA BARAT, infoDKJ.com | Semangat dan keceriaan terpancar dari wajah para siswa-siswi SDN 03 Pagi Pekojan saat ikut ambil bagian dalam Lomba Senam Anak Indonesia Hebat (SAIH) Tingkat SD se-Kecamatan Tambora yang digelar di GOR Tambora, Jalan Bandengan Utara 3, RW 12, Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, Kamis (3/9/2026).
Dengan penuh antusias, para siswa mengikuti perlombaan bersama puluhan sekolah dasar lainnya se-Kecamatan Tambora. Para peserta tampil penuh percaya diri dan menunjukkan kekompakan dalam mengikuti gerakan senam.
Antusiasme tidak hanya terlihat dari para siswa. Guru pendamping SDN 03 Pagi Pekojan, Nurlaela, bersama para orang tua peserta turut hadir memberikan dukungan dan semangat secara langsung.
Nurlaela: Yang Terpenting Anak Mendapat Pengalaman
Nurlaela, guru pendamping peserta dari SDN 03 Pagi Pekojan, mengatakan dirinya bangga melihat semangat para siswa yang mengikuti lomba.
Menurut Nurlaela, kegiatan tersebut memberikan pengalaman positif bagi siswa, terutama dalam membangun keberanian, kedisiplinan, kekompakan, dan rasa percaya diri.
“Kami sangat senang dan bangga melihat anak-anak begitu antusias mengikuti lomba ini. Bagi kami, yang paling penting bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi bagaimana anak-anak mendapatkan pengalaman, belajar kompak, disiplin, percaya diri dan menikmati kegiatan bersama teman-temannya,” ujar Nurlaela, guru pendamping SDN 03 Pagi Pekojan.
Nurlaela juga mengapresiasi kehadiran para orang tua yang turut memberikan dukungan kepada anak-anak selama kegiatan berlangsung.
“Dukungan dari orang tua sangat berarti bagi anak-anak. Kehadiran mereka membuat peserta semakin bersemangat dan merasa bahwa apa yang mereka lakukan mendapatkan apresiasi,” tambah Nurlaela.
Orang Tua Peserta: Kami Bangga Melihat Anak Berani Tampil
Salah satu orang tua peserta lomba SDN 03 Pagi Pekojan mengaku bangga dapat menyaksikan langsung putra-putrinya mengikuti kegiatan tersebut.
Ia menilai lomba senam menjadi kesempatan bagi anak untuk belajar tampil di depan umum, bersosialisasi, berolahraga, serta bekerja sama dengan teman-temannya.
“Sebagai orang tua tentu kami bangga melihat anak ikut tampil. Mereka jadi lebih percaya diri dan belajar bekerja sama dengan teman-temannya. Kami datang untuk memberikan dukungan supaya anak-anak semakin semangat,” ujar orang tua salah satu peserta lomba SDN 03 Pagi Pekojan.
Menurutnya, hasil perlombaan bukan menjadi satu-satunya tujuan. Hal yang lebih penting adalah pengalaman dan keberanian anak untuk tampil.
“Menang atau kalah itu nomor dua. Yang penting anak-anak senang, sehat, punya pengalaman dan berani tampil. Kami sebagai orang tua akan terus mendukung kegiatan positif seperti ini,” katanya.
Tsabit: Senang Bisa Tampil Bersama Teman
Sementara itu, Tsabit, salah satu peserta lomba dari SDN 03 Pagi Pekojan, mengaku senang dapat mengikuti Lomba Senam Anak Indonesia Hebat bersama teman-temannya.
Tsabit mengatakan dirinya bersama rekan-rekannya telah berusaha memberikan penampilan terbaik dan mengikuti gerakan senam dengan kompak.
“Saya senang bisa ikut lomba senam bersama teman-teman. Kami berusaha tampil sebaik mungkin dan mengikuti gerakannya dengan kompak. Rasanya senang bisa tampil di depan banyak orang,” ujar Tsabit, peserta lomba dari SDN 03 Pagi Pekojan.
Tsabit juga berharap kelompoknya dapat memperoleh hasil terbaik dalam perlombaan.
“Semoga kami bisa menang. Tapi yang paling penting saya senang bisa ikut lomba dan bersama teman-teman,” kata Tsabit.
Usai Lomba, Siswa, Guru dan Orang Tua Istirahat Bersama
Setelah menyelesaikan penampilan, suasana kebersamaan antara siswa, guru pendamping, dan orang tua peserta semakin terasa.
Para peserta bersama Nurlaela selaku guru pendamping dan para orang tua murid kemudian beristirahat sambil menikmati makanan bersama. Momen tersebut menjadi kesempatan untuk melepas lelah setelah para siswa tampil penuh energi sekaligus mempererat keakraban antara sekolah dan orang tua.
Keikutsertaan SDN 03 Pagi Pekojan dalam Lomba Senam Anak Indonesia Hebat menjadi momentum positif untuk membangun karakter siswa melalui olahraga, kebersamaan, disiplin, sportivitas, dan rasa percaya diri.
Semangat para siswa yang didukung guru dan orang tua menunjukkan bahwa kegiatan sekolah bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang menciptakan pengalaman berharga bagi anak-anak dalam tumbuh dan berkembang.






