JAKARTA BARAT, infoDKJ.com | Momentum Idulfitri 1447 Hijriah dimanfaatkan Pemerintah Kelurahan Pekojan untuk memperkuat soliditas warga dan aparatur melalui kegiatan silaturahmi dan halalbihalal yang digelar di Aula Kantor Lurah Pekojan, Jumat (10/4/2026).
Mengusung tema “Mempererat Silaturahmi, Memperkuat Kebersamaan, Mewujudkan Pelayanan yang Lebih Baik”, kegiatan ini menjadi ruang konsolidasi sosial antara pemerintah, unsur keamanan, dan masyarakat dalam membangun wilayah yang lebih harmonis dan responsif.
Lurah Pekojan, Sulistiowati, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran para undangan yang tetap meluangkan waktu untuk mempererat kebersamaan pasca-Idulfitri.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak dan ibu yang telah hadir. Dalam kesempatan ini, kami juga memohon maaf lahir dan batin,” ujarnya.
Selain itu, ia turut menyoroti isu lingkungan yang menjadi perhatian pemerintah daerah, khususnya terkait pengelolaan sampah. Menurutnya, kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengurangi sampah menjadi kunci utama dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Kami mengajak masyarakat untuk mulai memilah sampah dan mengurangi produksi sampah rumah tangga, sejalan dengan imbauan Gubernur,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Pekojan Tangguh, H. Yayat, menekankan pentingnya menjaga silaturahmi sebagai fondasi dalam membangun kebersamaan di tengah masyarakat.
“Momentum ini menjadi waktu yang tepat untuk saling memaafkan dan memperkuat kebersamaan. Mari kita saling melengkapi dan mendukung program pemerintah demi kemajuan Pekojan,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mendorong pembangunan wilayah yang lebih baik.
Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Kelurahan, Kepala Seksi Pemerintahan, jajaran ASN, Bhabinkamtibmas, Satpol PP beserta anggota, para Ketua RW dan RT, kader PKK, serta PJLP.
Halalbihalal ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga mempertegas pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan pelayanan publik yang lebih optimal.
Di tengah dinamika perkotaan, penguatan kebersamaan dinilai menjadi fondasi penting dalam menjawab berbagai tantangan sosial, mulai dari pelayanan publik hingga pengelolaan lingkungan. (Dan)



